Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!
Hidup Pendidikan Indonesia!
Pada hari Rabu, 25 April 2018, telah berlangsung acara PKMF 1 yang dilaksanakan di Gedung Dewi Sartika lantai 10, Kampus A UNJ. Acara ini dimulai pada pukul 16.00 dengan melakukan presensi terlebih dahulu lalu dibacakan tilawah Alquran. Selanjutnya disampaikan materi oleh Kak Rakha Ramadhana yang menyampaikan materi tentang Pendidikan Kontemporer. Berikut ini adalah resume dari PKMF 1.
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajarann agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya dan masyarakat.
Pendidikan di Indonesia sendiri telah diatur didalam UU Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Dalam UU tersebut dijelaskan bahwa penyelenggaraan pendidikan wajib diselenggarakan secara demokratis dan berkeadilan serta tidak diskriminatif. Tujuan pendidikan yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Dalam Alquran surat Al Mujadalah ayat 11 juga telah disebutkan “Allah akan meninggikan derajat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang orang yang diberi ilmu pengetahuan”.
Lalu, apa urgensi dari pendidikan?
1. Pendidikan dapat memberikan pengetahuan.
Pendidikan tidak hanya diberikan saat sekolah, bahkan lingkungan dan alam juga meberikan kita pengetahuan.
2. Karir pekerjaan
Pada saat ini, untuk mencari pekerjaan sangat sulit. Dan kebanyak lowongan pekerjaan membutuhkan tenaga kerja yang berpendidikan. Dengan pendidikan, kita bisa mendapat pekerjaan yang layak.
3. Membangun karakter
Sejak kecil kita telah dididik oleh orang tua kita. Sejak saat itulah karakter kita dibentuk.
4. Pencerah kehidupan
Dengan pendidikan, kita bisa mendapat pekerjaan sehingga kehidupan akan cerah.
5. Kemajuan Bangsa
Pendidikan juga bisa membuat bangsa Indonesia menjadi bangsa yang maju.
Masalah pendidikan yang dihadapi Indonesia saat ini diantaranya adalah luas wilayah Indonesia sangat luas, sehingga pendidikan menjadi kurang merata dan banyak sarana dan prasarana yang belum terpenuhi. Selain itu, masalah lain yang dihadapi Indonesia adalah banyak yang kurang memahami tentang urgensi pendidikan. Contohnya banyak orang tua yang menyuruh anak perempuannya tidak melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena petuah orang terdahulu yang menyebutkan kodrat perempuan adalah melakukan aktivitas “dapur, sumur, dan kasur”. Masalah lainnya adalah kebanyakan orang Indonesia merupakan sosok yang pemalas. Terbukti dengan hasil riset, hobi membaca masyarakat Indonesia menempati urutan 60 dari 61. Juga masalah di seluruh dunia adalah pendidikan dari masa ke masa monoton, seperti di sekolah yang hanya mendengarkan pendidik menjelaskan materi.
Dan juga ada beberapa teknologi di era digital ini yang dapat dimanfaatkan, yaitu :
• Internet of things
• Aktivism Intelligent
• Robotic
• Interaksi antar komputer
Selama materi berlangsung, diselipkan juga beberapa video yang menginspirasi dan memotivasi yang berkaitan dengan materi pada hari itu dan masalah-masalah yang dihadapi tentang pendidikan. Materi kali ini ditutup dengan quote : “Pendidikan adalah senjata yang paling ampuh yang bisa digunakan untuk mengubah dunia” – Nelson Mandela.
#PKMFMIPA2018
#FMIPAKITA
#Kreatif_Inovatif_Aktif
Tidak ada komentar:
Posting Komentar