Minggu, 15 April 2018

Kaderisasi, Langkah Awal Menjadi Seorang Pemimpin

Hidup Mahasiswa!!!
Hidup Rakyat Indonesia!!!


Pada hari Sabtu, 14 April 2018 telah dilangsungkan acara Pra PKMF MIPA 2018. Materi ini disampaikan oleh kak Solin Nurdin dari Fakultas Ekonomi UNJ. Materi ini berisi tentang urgensi kaderisasi.

Setiap organisasi tentunya harus memiliki seorang kader. Kader adalah orang yang diharapkan untuk memegang peran penting. Untuk memenuhi seorang kader yang diharapkan, perlu adanya kaderisasi. Kaderisasi adalah suatu proses, cara, perbuatan mendidik atau membentuk sesorang menjadi kader. Misalnya, pada saat ini dibutuhkan seorang kader yang disiplin dan bertanggung jawab, maka pada saat kaderisasi diperlukan  pembelajaran agar seorang kader tersebut menjadi seseorang yang disiplin dan bertanggung jawab.

Lalu, apa pentingnya kaderisasi?
Di Alquran telah dijelaskan dalam surat An-Nisa ayat 9, yang artinya “Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah dibelakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh karena sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara degan tutur kata yang benar”. Dari ayat tersebut, dijelaskan bahwa setiap orang dewasa harus bertanggungjawab terhadap perkembangan masa depan generasi mudanya, jangan sampai generasi mudanya tidak memiliki pengetahuan, pengetahuan, kemampuan dan keterampilannya.

Bagaimana tugas kaderisasi? Kaderisasi memiliki tugas yaitu pembentukan, penjagaan, pengembangan, dan pewarisan. Setiap organisasi memiliki kriteria kader yang berbeda. Maka perlu dibentuk sesuai dengan kriteria kader yang dibutuhkan. Setelah dibentuk, perlu adanya penjagaan. Jika tidak dijaga, maka anggota bisa saja meninggalkan organisasi tersebut. Selain itu, diperlukan pengembangan agar kemampuan dari anggota organisasi dapat lebih berkembang. Dan yang tidak kalah penting adalah adanya pewarisan. Apabila tidak ada pewarisan, maka tidak ada yang meneruskan estafet kepemimpinan dari organisasi itu dan akhirnya organisasi tersebut akan menghilng dari peradaban.

Ada tugas, ada juga fungsi dari kaderisasi. Kaderisasi memiliki tiga fungsi yaitu pewarisan nilai organisasi, penjamin keberlangsungan organisasi, dan sebagai sarana belajar bagi anggotanya. 
Dalaam kaderisasi juga ada tantangan, yaitu dalam kaderisasi itu monoton atau tidak peka terhadap lingkungannya, belum memahami dan meresapi makna dari kaderisasi, jumlah kader sangat sedikit, dan juga adanya kejenuhan dalam kaderisasi.

Untuk alur pengkaderan di UNJ, tahap awal dari kaderisasi adalah dari tingkat prodi (PKMP). Setelah itu di tingkat fakultas ada PKMF dan PLMF. Pada tingkat fakultas, dipersilahkan memilih antara PKMF atau PLMF. Dan terakhir ada PKMU dan PLMU. Di tingkat universitas, tahap pengkaderan harus linear dengan tingkat fakultas.

Dengan kaderisasi, kita dibentuk untuk menjadi orang yang lebih berkarakter. Dilihat dari tugasnya, kaderisasi tidak hanya untuk anggota atau seseorang yang ingin menjadi bagian dari departemen PSDM/kaderisasi, tetapi semua orang perlu kaderisasi sebagai bekal menjadi pemimpin pada masa yang akan datang. 



#PKMFMIPA 2018
#FMIPAKITA
#Kreatif_Inisiatif_Aktif

Tidak ada komentar:

Posting Komentar